Welcome Myspace Comments
Showing posts with label cinta. Show all posts
Showing posts with label cinta. Show all posts

Cuaca

Cuaca kali ini bagi ku adalah metafora.
Menanyakan cuaca sama halnya dengan bermaksud menemukan suasana hati mu yang sebenarnya.
Membicarakan cuaca adalah sebuah pilihan apakah kita akan saling menutup, atau mengumbar kejujuran satu sama lain. Dan aku selalu cemas apabila ternyata pertanyaanku tak pada tempatnya. Tapi aku pun benci bila harus berdiam diri, lalu sekedar menebak - nebak isi hatimu, bukankah hal ini sama saja dengan pertaruhan benar dan salah?
Benar, adalah menjadi awal kamu akan lebih memperhitungkanku, dengan itu aku berani untuk berkata bahwa aku selalu memperhatikanmu. Tapi bila salah, bagaimana kau akan percaya bahwa aku selalu ada untukmu? dan parahnya kesalahan akan mengantarku pada kesesatan dalam mengambil langkah selanjutnya.
Maka untuk kali ini aku putuskan untuk bertanya

"Apa kabar harimu?"
 "Aku biru".
*mana aku tahu bahwa sebenarnya kamu kelabu.

Biru. atau kelabu. Belum sempat aku bertanya lebih lanjut, karena kita kembali dibungkam oleh kebisuan. Kebisuan ini pada akhirnya kembali menjebakku dalam permainan duga menduga. Hatimu bungkam. Aku pun memilih enggan.

Ah, terkadang kamu menampilkan cerah yang palsu karena tak ingin mendungmu menjadi pajangan. Lalu bila saatnya nanti mendung itu tak mampu disembunyikan, pecah memecah langit - langitku, akankah selanjutnya akan muncul sinar, atau malah manjadi hujan?



Teorema Cinta




Eh, judul nya.....
:D
Kayak anak matematika aja, ngek
kalo anak matematika ngomongin cinta, pasti pake ini:



Atau mungkin pakai ini:

hoho,
tapi kali ini gag ada hubungannya dengan matematika, :D

Teringat perkataan pak dosen, ketika semesteeeerrrr ....(berapa ya, lupa). saat itu kuliah Psikologi Pendidikan. Karena mendidik calon pendidik, jadi ya harus mendidik bagaimana psikologi dan sifat-sifat peserta didik. (bingung ya? aku juga, hoho)
Disela-sela kuliah, beliau (pak dosen) kadang curhat tentang pengalaman pribadinya, biasanya masalah cinta mudanya (asik deh, hehe). Yang sering beliau ungkapkan adalah, ketika muda dulu, dia punya pacar se-universitas, beda fakultas, tapi sering juga ketemu dikampus.
Teorema unik yang beliau sampaikan kurang lebih seperti ini: "tips agar cinta itu kuat, ketika jauh didekati, ketika dekat dijauhi" Trus kapan ketemunya? katanya sering ketemu dikampus, kok ketika jauh didekati, ketika dekat dijauhi...?
Yang dimaksud jauh dan dekat itu "rasa" nya. Ketika si cewek terasa menjauhinya, maka si cowok akan mendekatkan hatinya, diajak ngapain kek, biar tumbuh lagi rasa dekat si cewek.
Sebaliknya, ketika si cewek terasa baru cinta mati ma si cowok, maka si cowok akan menghindar. Bukan menghindar kali, tapi membatasi. Begitu seterusnya. Yakin, cintanya akan semakin kuat dan tak mudah ditinggalkan, (kata beliau)

Kemudian, apa hubungannya dengan sekarang? masa kini?
melihat fenomena yang ada, mungkin jarang anak muda yang menerapkan teorema tersebut.
Ketika ada cewek mendekat, pasti si cowok juga akan mendekat, ketika salah satu menjauh, mungkin, satu yang lain juga menjauh. Alhasil, cintanya cuman sesaat, ketika ada masalah, bukan untuk dipecahkan, tapi digunakan sebagai alasan untuk membesarkan masalah dan menjauh. Kalo seperti itu, gimana mau langgeng, hehe

Naahh, coba deh tips dari dosen tadi. Meskipun itu untuk jaman dulu (30an tahun silam -mungkin- hehe) tapi, kayaknya akan tetap berlaku dizaman sekarang, di tahun 2012, abad ke 21, *ngek
Coba deh dari sekarang, ketika memang gag berhasil, kan bisa mencoba cara yang lebih bagus, hehe

Bagaimana menurut anda? O_o

Aku Cinta Indonesia...

Thank You Myspace Comments